Perubahan bukanlah perubahan sampai terjadi perubahan
Setiap Jumat malam pk. 19.30-22.00, di Boulevard P3, BSD diadakan pertemuan para alumni Camp Pria Sejati Katolik. Di dalamnya ada firman yang dibawakan oleh para hamba Tuhan dan diakhiri dengan sharing di antara para alumni. Sharingnya tentu saja beragam. Banyak yang memberikan kesaksian akan kasih Tuhan dan ada yang menyampaikan hasil perenungannya melewati peristiwa di hidupnya.
Di dalam satu pertemuan, dibahas tentang “Perubahan bukanlah perubahan sampai terjadi perubahan”. Setiap alumni menyampaikan apa yang sudah berubah di hidupnya setelah mengikuti Camp Pria Sejati Katolik. Puji Tuhan, di dalam sharingnya para alumni menyampaikan perubahan-perubahan yang berarti dalam hidupnya. Misalnya: tidak lagi berjudi, tidak lagi bermain wanita, tidak lagi merokok, pulihnya hubungan dengan mertua, terpanggil untuk melayani, memperhatikan pendidikan rohani anak, dll.
Sebagai manusia biasa tentunya sulit untuk mencapai perubahan-perubahan tersebut. Tapi oleh kasih dan kekuatan dari Roh Kudus saja semuanya itu bisa terjadi. PUJI TUHAN atas campur tangannya memulihkan kesejatian para pria katolik.
Keluarga kami dipulihkan 110%
Dalam salah satu camp, ada kesaksian dari seorang bapak yang pernah mengikuti camp Pria Sejati Katolik periode sebelumnya. berikut sebagian kesaksiannya:
“Dulu saya melihat bahwa hubungan seks suami istri itu hanya suatu hak dan kewajiban saja. Hak saya untuk meminta dan kewajiban istri untuk memenuhi permintaan saya. Setiap kali saya melakukan hubungan dengan istri saya, tidak pernah sekalipun saya bertanya kepadanya apakah dia merasa terpuaskan atau tidak. Yach pokoknya saya selesai artinya selesai. Hal ini yang membuat komunikasi kami semakin lama semakin berkurang, terutama kehangatan dan intensitas kami untuk meluangkan waktu bersama-sama.
Tanpa disadari, dengan adanya UANG ditangan, malah membuat ketidakharmonisan kami di rumah sebagai alasan untuk mencari kehangatan di luar. Semakin sering saya melakukannya di luar, semakin tidak berdaya saya saat “berhadapan” dengan sang istri. Intensitas kami yang tadinya saat awal pernikahan begitu dahsyatnya, saat itu bahkan bisa dibilang tidak tersisa. Saya seolah semakin terperosok dan terperosok lebih dalam lagi, dan bahkan sudah mulai mengkonsumsi obat kuat berbagai merek untuk menunjukkan bahwa saya masih lelaki sejati, lelaki tulen.
PUJI TUHAN, melalui berbagai rintangan, hati saya tergerak oleh undangan seorang teman untuk mengikuti Camp Pria Sejati Katolik. Puji Tuhan juga, istri saya juga berkenan untuk mengikuti camp Wanita Diberkati. Singkat cerita, melalui Camp Pria Sejati Katolik dan Camp Wanita Diberkati ini, keluarga kami boleh dipulihkan. Bahkan dipulihkan 110% oleh Tuhan.
Saat ini, kami berdua bagaikan pasangan “pengantin baru” yang nempel terus… komunikasi kami semakin lancar bahkan lebih lancar dibanding dahulu. Dengan anak-anak juga kami mengalami banyak pemulihan. Kami sudah dapat meluangkan waktu kami untuk bersama-sama paling tidak 2x dalam 1 minggu untuk melakukan doa malam bersama-sama dan melakukan aktivitas rohani bersama-sama pula.
Sungguh karya TUHAN dalam membuka mata kami (mata saya terutama) sangat dahsyat. Pria Sejati Katolik tidak membutuhkan obat-obat kuat, Pria Sejati Katolik, tahu cara mengelola berkat/uang yang telah diberikan oleh Tuhan dengan semestinya. Pria Sejati Katolik adalah IMAM dalam keluarga.
Saya bersyukur dan berterima kasih kepada para pengurus/panitia Camp ini, yang telah memberikan waktu dan kesempatan bagi saya untuk bersaksi di hadapan para Calon PRIA SEJATI KATOLIK. Harapan saya, semoga dengan sharing saya ini, bapak-bapak sekalian dapat mensyukuri wujud kita sebagai Laki-laki, dan terlebih, kita semua BERANI untuk mengambil pilihan, menentukan langkah, untuk berbalik menuju kebenaran, bukan sekedar menjadi lelaki, melainkan menjadi PRIA KATOLIK yang SEJATI.
Demikian sharing saya, Tuhan memberkati.
123 Yes Yes Yes….. ”
{Jika kita punya HUBUNGAN dengan TUHAN selalu baik, kita akan kuat menghadapi berbagai TANTANGAN serta memiliki KARAKTER yang baik dan menjadi BERKAT bagi banyak orang di sekitar kita- PSK Gratia, 24 Februari 2009}
Pendidikan anak saya di tangan TUHAN
Di dalam retret Pria Sejati Katolik, Tuhan menyentuh kita dengan berbagai cara dan dalam berbagai aspek kehidupan kita. Secara khusus di retret terakhir Tuhan mengingatkan rencanaNya atas pendidikan anak saya.
Tahun ini anak kedua saya akan masuk SD. Di lingkungan kami, sekolah yang terdekat adalah SD A. Anak pertama kami sekolah di situ dan sekarang sudah SMP di sekolah A juga. Pendidikan di sana kami nilai baik dan tidak memberatkan anak di dalam pelajarannya. Sayangnya uang pangkal dan uang sekolah di SD A adalah termasuk yang tinggi. Puji Tuhan, anak pertama saya disubsidi pamannya.
Karena ekonomi keluarga kami sedang krisis, saya merencanakan anak kedua saya masuk SD B saja, walaupun jaraknya lebih jauh dan ada kekurangan lain (menurut pertimbangan kami). Sebenarnya kakak ipar saya sudah menawarkan untuk subsidi anak kedua saya untuk masuk SD A, tapi dengan halus saya menghindari membicarakannya. Rasanya malu kalau sekolah anak harus disubsidi dua-duanya.
Di retret Pria Sejati Katolik, Tuhan mengingatkan saya bahwa masa depan anak saya ada di dalam tanganNya. Saya jadi sedih karena saya sudah membelokkan rencana Tuhan dengan menolak berkat (berupa subsidi pendidikan) yang Tuhan berikan. Kesombongan saya, yang tidak bersedia disumbang oleh saudara, bisa membelokkan rencana Tuhan dalam pendidikan anak kedua saya. Saat itu saya menyesal dengan ketinggian hati saya dan berniat mengubah sikap saya.
Sepulangnya dari retret, saya bicarakan hal ini dengan istri saya. Untuk masa depan anak, saya siap untuk malu. Jadi kami membicarakannya lagi dengan kakak ipar. Prosesnya berjalan cukup baik. Anak saya kemudian mendaftar, dites dan bisa diterima di SD A. Puji Tuhan.
Yang paling membahagiakan adalah bahwa pendidikan anak saya juga ada dalam tangan Tuhan. Terpujilah Bapa, Putera dan Roh Kudus.
Terhindar dari perceraian
Dear All,
Pertama-tama kami ucapkan HAPPY VALENTINE untuk para PRIA SEJATI KATOLIK., tentunya sebagai PRIA SEJATI KATOLIK, kasih Sayang tidak hanya kita tunjukkan saat hari velentine bukan? he..he..
Update kali ini, saya mau sharingkan sedikit, kesaksian yang “sungguh menggetarkan” seluruh peserta yang hadir dalam KRK tadi pagi.
Sharing ini dibawakan oleh salah satu pasutri. Inti Sharing adalah menjawab pertanyaan: 1) Apa sebab ikut CAMP Pria Sejati Katolik dan Wanita Diberkati (bagi para istri) dan 2) apa hasilnya ?
Isi Sharing menceritakan bahwa saat pasutri tersebut mengikuti retreat ini, kondisi sebenarnya dalam rumah tangga mereka adalah dalam kondisi “hancur” dimana sdh 3 minggu mereka tidak saling bertegur sapa, dan bahkan sudah keluar kata-kata kutuk/negatif yaitu permintaan untuk melakukan CERAI.
Namun Tuhan baik, mereka “tergerak” untuk memperbaiki hubungan mereka dengan mengikuti kedua Camp ini bersamaan.
Sesi demi sesi rupanya membuat pasutri ini semakin menyadari Hak dan Tanggung jawab sebagai seorang SUAMI dan Istri secara benar dimata TUHAN.
Puji Tuhan, setelah mengikuti camp ini, pasutri ini merasa sangat terberkati dan komunikasi mereka yang “hilang” telah ditemukan kembali, Sang Ayah dapat “KEMBALI” menjadi IMAM dalam keluarga dengan memimpin DOA Malam bersama dan kebersamaan dalam keluarga semakin terbangun positif.
Puji Nama Tuhan,
Seluruh Panitia Camp merasa mendapat “Suntikan” baru mendengar kesaksian-kesaksian seperti ini.
Dari yang HANCUR, menjadi diPULIHkan
inilah yang membuat kami semua bersemangat untuk semakin menyebarkan informasi mengenai PRIA SEJATI KATOLIK ini, agar semakin banyak keluarga, pasangan suami istri dan juga kaum muda yang sedang mempersiapkan perkawinannya, mampu menjadi keluarga-keluarga KAtolik yang HANDAL dimata Tuhan.
Tuhan memberkati,
GP
Camp Pria Sejati Katolik 7-8 Feb 2009
Menjadi pria perkasa adalah biasa, menjadi pria sejati adalah luar biasa. Diutamakan bagi yang akan/sudah menikah.
Waktu: Sabtu-Minggu, 7-8 Feb 2009
Registrasi/daftar ulang pk. 07.30 WIB
Tempat: d’Agape Residence, Raya Gadog, Km 2,5
Pembicara:
Joppy Taroreh, Alex Kandou, Robby Jonosewojo, Eddy Partadinata, Agus Handoyo, Billy Haryanto, Stanley Ch. Budhihardja
Keterangan dan pendaftaran:
Theodorus 0811-908862
Agus 0811-890918
Eski 0816-1138327
Wibi 0816-726436
Investasi: Rp. 390.000,-
Pembayaran harap ditransfer ke Indah Indryawati. Rekening BCA No. 076-100-6109. Bukti transfer di-fax ke 021-5376267 dengan mencantumkan Nama, Alamat, Tgl lahir, No. telp & HP, email, paroki dan nomor kaos.
Camp Wanita Diberkati 7-8 Feb 2009
Program ini untuk Wanita Diberkati agar keluarganya hidup maksimal menikmati janji-janji Allah. Diutamakan bagi yang akan/sudah menikah.
Waktu: Sabtu-Minggu, 7-8 Feb 2009
Registrasi/daftar ulang pk. 07.30 WIB
Tempat: d’Agape Residence, Raya Gadog, Km 2,5
Pembicara:
Yvonne Taroreh, Esther Kandou, Cun Wahono, Irene Tedjaindra, Edith Witoha, Lisna G. Arifin, Emnyjune, Sinta Soerio, Dewi Sulandjari, Heidi Awuy
Keterangan dan pendaftaran:
Fitje 0816-820553
Fifi 0812-9658738
Cynthia 0811-106993
Indah 0816-1960897
Investasi: Rp. 390.000,-
Pembayaran harap ditransfer ke Indah Indryawati. Rekening BCA No. 076-100-6109. Bukti transfer di-fax ke 021-5376267 dengan mencantumkan Nama, Alamat, Tgl lahir, No. telp & HP, email, paroki dan nomor kaos.
Kepada siapa istri anda curhat?
Bagi seorang istri, mencurahkan isi hati adalah suatu kebutuhan. Bagaimana bila hal kecil ini tidak diperhatikan? Berikut adalah sedikit kesaksian dari keluarga Bp. Dwi dan Ibu Grace di KRK 20 Sep 2008.
Bp. Dwi sudah banyak mengikuti retret-retret rohani. Tapi baru di retret Pria Sejati Katolik-lah kesejatiaannya sebagai seorang suami tersentuh. Biasanya bila sang istri ingin curhat, maka dia menganjurkan sang istri untuk mencari pastor. Tapi sepulang dari retret, menurut sang istri, dia mau mendengarkan curhat istrinya dengan penuh perhatian.
Mungkin hal ini tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Tapi ketika Tuhan membuka hati para pria, maka dipulihkanNya lah segala hubungan yang tidak harmonis di dalam keluarga.
KRK 20 Sep 2008 di Gereja St. Stefanus – Cilandak
Anda belum ikut retret Pria Sejati Katolik atau Wanita Diberkati? Anda diundang juga (terbuka untuk umum) dalam acara Kebaktian Rohani Katolik Pria Sejati Katolik & Wanita Diberkati:
Sabtu, 20 Sep 2008
pk. 19.30
Gereja St. Stefanus – Cilandak
boleh mengajak keluarga (suami/istri/anak-anak/orang tua)
Diampuni Papa
Retret Pria Sejati Katolik terbuka juga bagi para pria yang belum menikah. Di dalam acara Pemuridan (Rabu, 10/9/2008) adalah kesaksian sebagai berikut:
Dalam session I dan II saya tersentuh dalam hal perlakuan saya pada papa saya. Selama ini saya banyak mengendalikan beliau.
Setelah dikuatkan dengan doa dari tim panitia, setelah pulang saya memberanikan diri meminta maaf pada papa saya. Dia bilang, “Papa sudah memaafkan kamu.” Sungguh sangat melegakan pengampunan dari papa saya. Leganya itu bahkan masih terasa sampai sekarang.
Berhenti merokok
Merokok bukanlah hal yang mutlak dilarang dalam komunitas Katolik. Tetapi jika seorang pria berhasil berhenti dari merokok, maka kita patut bersuka cita karena dia sudah berhasil menjaga tubuhnya yang merupakan bait Allah.
Jumat, 5 Sept 2008, di pertemuan mingguan pria sejati katolik, Bp. Edison mensharingkan pengalamannya berhenti dari rokok. Sharing ini dikuatkan lagi oleh beberapa teman lainnya.
Mengikuti sharing dari teman-temannya, seorang bapak menyatakan mulai malam ini (5/9) ingin berhenti merokok. Tidak menunggu lama, teman-teman yang hadir langsung mendukung dengan bersama-sama mendoakannya.
Keesokan harinya dia sudah tidak merokok lagi. Dan di hari kedua bagian belakang lehernya mulai sakit. Hal ini adalah karena dia tidak merokok.
Tentu bukan hal yang mudah bagi dia. Kita sama-sama mendukung dia dalam doa, semoga dia bisa mengatasi segala cobaan di hari-hari berikutnya, sehingga nama Tuhan dipermuliakan.
