Pria Sejati Katolik

komunitas terbuka untuk semua pria Katolik

Testimoni dari Romo dan seorang peserta Wanita Diberkati

Secara pribadi saya menemukan ada pencerahan iman yang mendalam tentang hidup sebagai pria sejati. Imam haruslah seorang pria sejati.
(Romo Yanus CSSR di Sumba; setelah membantu melayani sakramen rekonsiliasi di Men’s Camp 2012 di Ciawi)

 

Saya telah mengikuti retret di mana-mana, tetap belum bisa mengampuni suami saya. Tapi dengan mengikuti retret Wanita Diberkati  ini, saya akhirnya bisa mengampuni suami saya. Saya menyesal kenapa dari dulu nggak ikut retret ini 🙂
(Seorang peserta Retret Wanita Diberkati yang bertahun-tahun depresi berat dan nyaris bunuh diri setelah tau suaminya berselingkuh)

18 May 2012 - Posted by | Kesaksian

2 Comments »

  1. tes

    Comment by Tes | 8 September 2024 | Reply

  2. Kalau ada yg bisa jawab?

    Hidup dan mati manusia ada ditangan Tuhan.

    bunuh diri merupakan keputusan Tuhan.

    trus kenapa Dilarang?

    ingat Samson, Samson itu bunuh diri dengan persetujuan Tuhan. Samson memegang tiang tiang dan hancur bersama musuhnya.

    bunuh diri adalah hak manusia itu menentukan jalan hidupnya, misalnya hidupnya hancur, tidak menikah karena tidak ada orang yg mau. Atau bosan jadi pengganguran hidupnya tidak berarti, usahanya hancur,hidupnya penuh dengan kesedihan,dll.

    kalian sadar tidak hidup di dunia ini ujungnya hanya penderitaan. Seorang anak dilahirkan ibunya kesakitan, anak dibesarkan dengan penuh penderitaan. Bertahan hidup di dunia ini juga penuh kesakitan. Tubuh manusia semakin lama semakin tua dan sakit sakitan. Mulai ada nyeri-nyeri di tubuh, gigi yg semakin hancur.

    orang-orang yg foto foto di media sosial hanya pura pura bahagia. Sebenarnya masalahnya banyak, cicilan bulanan berat, masalah keluarga,penyakit yg semakin lama semakin parah,dll. Mereka hanya jadi manusia munafik yg tidak mengakui hidup di dunia ini sakit dan menyedihkan. Harusnya hidup apa adanya saja, tidak perlu drama drama hidup bahagia di dalam foto dan video media sosial. Senyum dan tawa di media sosial hanya pura pura.

    menurut saya, bunuh diri adalah salah satu jalan untuk mengakhiri penderitaan di bumi ini. Mungkin jalan terakhir. Karena setelah kematian tidak ada lagi kesedihan, penderitaan, tidak perlu lagi pikirkan besok makan apa, tidak perlu lagi rasakan sakitnya tubuh yg menyiksa tubuh.

    kalian tau orang-orang satu persatu meninggal, pada akhirnya semuanya mati. Kesedihan ditinggal orang yg dikasihi, keluarga meninggal, teman meninggal, tetangga pun meninggal. Artinya semua orang wajib meninggal.

    bunuh diri adalah pilihan hidup orang tapi kenapa setelah mati malah di cemoh, dikucilkan, dihina. Padahal bunuh diri adalah keputusannya setelah tidak ada lagi jalan lain. Bunuh diri adalah hak orang itu atas hidupnya, bertahan hidup di dunia ini berat, hari ini makan, besok belum tentu bisa makan. Manusia sekarang juga semakin kejam, manusia makan manusia, tanpa belas kasihan, pokoknya manusia dapat uang, segala cara dilakukan. Kalau orang mengasihani orang, bisnisnya tidak lancar? Misalnya jualan bakmi chinese food, orang makan wajib bayar, jika kita kasihani orang yg lapar apakah mungkin gratis? Bisnis bisa hancur. Pilihannya hanya mau makan bayar, tidak mampu bayar silahkan pergi. Dari contoh ini saja bisa disimpulkan, dunia ini kejam. Orang-orang pergi ibadah ke gereja, ketika pulang orang orang ini akhirnya akan kembali ke realitas, dunia ini kejam, uang yg mengatur dunia ini. Pada akhirnya orang pergi ke gereja hanya formalitas, karena setelah pulang ke tempat bisnisnya, semua diukur dengan uang dan uang.

    ingat bunuh diri juga atas persetujuan Tuhan. Tidak ada 1 orang pun yg bisa mati tanpa persetujuan Tuhan atas kematian orang tersebut. Makanya ada bunuh diri yg GAGAL.

    bagi yg paham pertanyaan ini, saya butuh pendapatnya, bukan untuk mengurui, atau sok suci,apalagi membully. Saya butuh pendapat yg realistis. Mungkin ada orang-orang diluar sana yg ingin bunuh diri dan butuh second opinion dari sudut pandang kristen khatolik. Apakah ada orang orang Kristen Katolik yg bisa berikan jawaban?

    Comment by Tes | 8 September 2024 | Reply


Leave a comment