Pria Sejati Katolik

komunitas terbuka untuk semua pria Katolik

[Renungan Suami] Memperhatikan Kepentingan Istri

http://imgmf0.starnow.com/65/3865_3396035.jpg

@TheKakek: cowok yang kuat itu bukan yang bisa bengkokin linggis, tapi yang mampu jadi penopang cewek dikala sedih :|

Kata-kata di atas diambil dari sebuah tweet yang dituliskan di twitter. Yang menulis seorang pria, yang pastinya dia sendiri tidak bisa membengkokkan linggis :)
Tapi penggalan kalimat berikutnya benar adanya. Pria harus bisa jadi penopang wanita di kala sedih.

Para pria sejati tentunya bisa lebih dari itu dong ya. Tidak usah menunggu sang istri sedih. Pria sejati, sebagai ‘pemimpin yang melayani’ bisa melakukan hal-hal super dibandingkan pria-pria biasa.

Mari kita baca Filipi 2:3-4

“Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.”

Mungkin biasanya kita menafsirkan ayat-ayat tersebut adalah dalam hubungan kita dengan sesama. Kita lupa bahwa ‘istri’ adalah sesama kita juga :(

Walaupun di dalam keluarga, kita adalah ‘raja’, kita diminta Tuhan untuk memperhatikan kepentingan istri juga. Sudah/belum ya? Puji Tuhan jika Anda sudah melakukannya.

Sebagai bahan introspeksi, coba kita lihat bagaimana seorang suami bisa memperhatikan kepentingan istri di kehidupan pernikahannya:

  • Sepulang kerja, pakailah waktu selama sepuluh menit untuk memberikan perhatian khusus untuk istri Anda, sebelum Anda membuka sms, periksa email atau menyalakan TV.
  • Jika Anda melihat istri Anda kelelahan, masaklah untuk makan malam. Pepatah Cina mengatakan “Bicara saja tidak membuat nasi menjadi matang”. Kalau Anda tidak bisa masak, ajak ke rumah makan dong ya :)
  • Pergilah mengunjungi mertua Anda di kala istri menghendakinya, karena begitulah cara benar untuk menghormati istri Anda, yaitu menghormati keluarga besarnya.
  • Pergilah bersama istri Anda ke supermarket, mal atau toko baju kesayangannya. Pertahankan sikap riang sepanjang waktu. Kalau mengantar, tapi muka cemberut, kan tidak bagus juga :)
  • Ringan tangan untuk ikut mengganti popok, ajak anak-anak bermain, dan memandikan anak-anak Anda yang masih kecil. Membantu istri dalam hal-hal kecil begini, gampang kan?
  • Biarkan istri Anda yang memilih acara televisi dan memegang remote.
  • Bersama istri pergi menonton film yang disukai wanita. Tapi jangan tidur di bioskop :)
  • Selesaikan perbaikan rumah yang ia minta untuk Anda selesaikan.
  • Sarankan kepadanya untuk bersantai dengan membaca buku atau mandi sementara Anda membersihkan dapur.
  • …. dst (Anda lebih tau daripada saya cara men-servis istri Anda)

Ayo, silakan sharingkan pengalaman ‘memperhatikan kepentingan istri’ yang pernah Anda jalani….

Salam,
Julius Saviordi
3 Mei 2013

3 May 2013 - Posted by | Artikel dan Renungan

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: